Singkingart
Ngehmologi istilah yang dibuat (penulis) untuk penuturan tulisan2 yang berkaitan dengan isi topik bahasan mengenai Singkingart. Singkingart adalah judul tulisan yang didalamnya berisi tatacara metoda untuk merubah perilaku , merubah derajat bahkan keberuntungan seseorang atau kesuksessan seseorang .Tata cara metode sederhana melalui pemahaman dan pelatihan penyadaran seseorang dengan lambang paham kata dalam bahasa indonesia yang di afirmasi (di mantrai) dengan maksud dapat merubah perilaku .
Liwat lambang pemahaman yang diwakili kata seseorang dapat menemui adanya perbedaan tutur kata yang digunakan orang sukses . Setiap orang berbeda kosa kata yang dipilih, yang digunakan atau yang diucap , yang dipikir, yang dipahami, bahkan yang teringat pada suatu saat yang berbeda beda.
Dengan Singkingart seseorang dapat melatih (menginstall) dengan mudah pilihan paham (kata) generik yang terpilih sebagaimana dimiliki orang sukses. Mudah karena tersusun dengan metode khusus, sehingga sekali baca paham ingat seumur hidup , tidak seperti baca buku ,koran yang dibaca sebagian dan sebagian besar akan terlupakan.
Otak seseorang ditenggarai baru digunakan hanya 20%, untuk ini seseorang akan boleh meningkatkan penggunaannya dengan diisi dengan sesuatu yang telah di pilih, terutama paham2 yang generik, dengan cara yang sangat enteng .
Seseorang yang sukses sadar atau tidak sadar secara generik telah memiliki roh semangat, roh berani, roh tegar, roh teguh, roh tabah, roh sabar dan roh2 lainnya yang hari demi hari menyertai seluruh aktivitasnya. Kata roh diberikan untuk memaknai bedanya kata yang tersusun dari kumpulan huruf.
Fenomenal Ngehmologi
1.Kamus secara universal baik bahasa indonesia atau bahasa lainnya tersusun urutannya
berdasarkan urutan abjad . Urutan abjad telah dikenal karena dihafal melalui proses
belajar di otak kiri , sehingga kita tahu setelah huruf s adalah huruf t.Kata ikan bisa jadi
terekam di otak kiri namun bagaimana gambar ,kehidupan ikan dan rasa ikan terekam di
otak kanan
2.Akronim atau singkatan mengingatkan kata kepada wakil huruf yang dipilih
3.Tiap orang punya kumpulan lintasan kosa kata yang berbeda
4.Kata atau kalimat bentuk lambang pemahaman yang dimiliki manusia
5.Perbuatan diawali lewat pemahaman atau tidak dengan pemahaman
6.Paham dan atau yakin tidak selalu melahirkan perbuatan yang sejalan
7.Paham2, sikap2, keyakinan2 dalam kurun waktu yang pendek mengantri berjejalan berupa
lintasan lintasan pikiran yang akan mempengaruhi pilihan tindakan yang akan dipilih
8.Kualitas , jumlah lintasan pikiran mempengaruhi arah bentuk pilihan yang akan dipilih
setelah bertarung dengan pilihan lain baik yang dipahami atau tidak dipahami (disadari)
9.Lahir, lingkungan, latihan akan membentuk prilaku yang berbeda
10.Perubahan dapat dilakukan dengan latihan dengan cara metoda tertentu (mengatur
lintasan pikiran dengan Singkingart)
11.Cara dengan Metoda yang mengakomodasikan pilihan kualitas dan jumlah lintasan
pikiran serta hukum mekanisme bekerjanya pikiran.
12.Metoda yang di buat (harus) alami mudah dipahami dan gampang dipraktikkan dan telah
mengakomodasikan wakil tanda2 dari sampel pilihan. ( Sampel pilihan orang unggul atau
sukses
13.Latihan diperlukan karena ( bisa jadi) seseorang telah tahu , paham, yakin saja, tidak
selalu dapat melahirkan perbuatan atau prilaku yang sejalan dengan yang di ketahui atau
yang dipahami atau dengan yang diyakin.
14.Banyak contoh, banyak buku, banyak moto kata mutiara atau kiat, pertanyaannya bagai
mana dapat terinstall dengan mudah sehingga sesuatu yang dapat merubah seseorang
menjadi yang lebih positif
15.Bisa jadi seseorang membaca buku2 bagus atau membaca banyak koran ,dan besok akan
banyak yang terlupakan terlebih setelah seminggu atau sebulan, sehingga tidak tampak
bagaimana seseorang dapat jelas pengaruh perubah karena membaca ( bukan latihan
untuk berubah).
16.Banyak membaca teori berenang tidak pernah bisa berenang jika tanpa pernah latihan
berenang ,tetapi yang biasa berenang bisa jadi tidak tahu teori berenang yang baik untuk
jadi juara renang
17.Khusus untuk proses berubah , seseorang melewati proses abstrak yang juga tidak
mudah diukur seperti orang belajar lari yang dapat diukur dengan kecepatannya.
18.Habit, prilaku, dapat terbentuk oleh kebiasaan yang di ulang2 (perulangan ), atau
Pelatihan, baik sadar atau tidak disadari oleh seseorang.
Test coba klik dibawah ini
http://www.ngehmologi.blogspot.com/2010/03/1-sabar.html
ya di sini Coba test http://www.ngehmologi.blogspot.com/2010/03/1-sabar.html
BalasHapusMaksud saya http://ngehmologi.blogspot.com
BalasHapustest